Popular Post
-
Jakarta - Panji-panji hitam-putih dengan tulisan Arab berkibar di tengah aksi bela Palestina. Bendera Ar-Rayah dan Al-Liwa menjadi pemacu...
-
Jakarta - Pedangdut Dewi Persik berencana melaporkan petugas portal jalur TransJ ke polisi akibat keributan saat hendak menerobos busway...
-
Jakarta - WhatsApp telah menjelma menjadi layanan messaging terpopuler di dunia maupun Indonesia dengan jumlah pengguna lebih dari 1 m...
Connect With Us
CB Magazine »
Politik
»
PKS Tunggu Gerindra Soal Poros Baru di Pilgub Jatim
PKS Tunggu Gerindra Soal Poros Baru di Pilgub Jatim
Posted by CB Magazine on Minggu, 26 November 2017 |
Politik
Jakarta - PKS masih menunggu sikap Gerindra soal membentuk poros baru Pilgub Jawa Timur. PKS hingga kini masih terus melakukan komunikasi ke para kiai di Jawa Timur.
"Karena dari awal kan Gerindra sama PKS backgroundnya. Tapi kondisi sekarang Gerindra ada yang mau dibereskan satu lain hal mungkin kita kasih waktu," kata Wasekjen PKS Mardani Ali Sera di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).
"Untuk Jawa Timur ini menarik. Karena PAN dan Gerindra ngajak bikin poros baru. Tapi kan tidak mudah ya, kami sedang sowan ke beberapa kiai," sambungnya.
Mardani mengatakan masih menaruh kemungkinan besar dukungan antara Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atau Khofifah Indar Parawansa. Tapi di juga tidak menutup kemungkinan mengusung nama baru.
"Saya mengatakan 60 persen nama dua nama itu. Tetapi 40 persen mungkin ada (baru). Sampai sekarang kami condongnya ke dua nama itu (Gus Ipul dan Khofifah)," jelasnya.
PKS sebenarnya telah manaruh prioritas dukungan pada Gus Ipul. Mardani mengatakan masih beekomunikasi dengan PAN dan Gerindra.
"Kami tentunya berkomunikasi tapi posisinya PKS menyampaikan bahwa posisinya seperti ini. Kita kan tidak bisa untuk intervensi," jelasnya.
Mardani mengatakan cukup terkejut dengan manuver Khofifah yang menggandeng Emil Dardak. Menurutnya, nama Emil sempat muncul dalam radar PKS.
"Jujurnya kami Emil Dardak salah satu yang dibidik. Tapi Khofifah pinter banget. Kan tadinya Gus Ipul leading tapi Hhofifah ambil itu udah head to head sebelas dua belas itu, Keren itu," terangnya.
(fdu/nvl) dtk
"Karena dari awal kan Gerindra sama PKS backgroundnya. Tapi kondisi sekarang Gerindra ada yang mau dibereskan satu lain hal mungkin kita kasih waktu," kata Wasekjen PKS Mardani Ali Sera di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).
"Untuk Jawa Timur ini menarik. Karena PAN dan Gerindra ngajak bikin poros baru. Tapi kan tidak mudah ya, kami sedang sowan ke beberapa kiai," sambungnya.
"Saya mengatakan 60 persen nama dua nama itu. Tetapi 40 persen mungkin ada (baru). Sampai sekarang kami condongnya ke dua nama itu (Gus Ipul dan Khofifah)," jelasnya.
PKS sebenarnya telah manaruh prioritas dukungan pada Gus Ipul. Mardani mengatakan masih beekomunikasi dengan PAN dan Gerindra.
"Kami tentunya berkomunikasi tapi posisinya PKS menyampaikan bahwa posisinya seperti ini. Kita kan tidak bisa untuk intervensi," jelasnya.
Mardani mengatakan cukup terkejut dengan manuver Khofifah yang menggandeng Emil Dardak. Menurutnya, nama Emil sempat muncul dalam radar PKS.
"Jujurnya kami Emil Dardak salah satu yang dibidik. Tapi Khofifah pinter banget. Kan tadinya Gus Ipul leading tapi Hhofifah ambil itu udah head to head sebelas dua belas itu, Keren itu," terangnya.
(fdu/nvl) dtk
Featured Video
Top 5 Popular of The Week
-
Jakarta - Panji-panji hitam-putih dengan tulisan Arab berkibar di tengah aksi bela Palestina. Bendera Ar-Rayah dan Al-Liwa menjadi pemacu...
-
Jakarta - Pedangdut Dewi Persik berencana melaporkan petugas portal jalur TransJ ke polisi akibat keributan saat hendak menerobos busway...
-
Jakarta - WhatsApp telah menjelma menjadi layanan messaging terpopuler di dunia maupun Indonesia dengan jumlah pengguna lebih dari 1 m...
-
Jakarta - Meski cuma punya satu kamera belakang, duo Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL punya mode portrait yang bisa diandalkan. Untuk mem...
-
MENGENAL LEBIH DEKAT GEMPA BUMI SWARM Wilayah Maluku Utara adalah salah satu wilayah teraktif dalam hal kegempaan di Indonesia,...
-
Jakarta - Jay Z memang memiliki rencana untuk menggelar tur '4:44' untuk mempromosikan album barunya. Sayangnya salah satu konser...
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengingatkan umat Muslim sedunia, kemungkinan bakal kehilangan Mekah dan Madinah jika keputusan sepi...
-
Jakarta - Sejak kemunculan pertamanya pada tahun 2000, Advan telah menjadi fenomena teknologi terbaru untuk masyarakat Indonesia. Sebab...
-
Sekitar 10.000 Bonek memadati gedung Jatim Expo atau lebih dikenal dengan JX International malam ini, Selasa (28/11). Mulai pukul 17.00...
-
Jakarta - Mantan bos PT Duta Graha Indonesia (PT DGI) Dudung Purwadi divonis 4 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 b...


Tidak ada komentar: