Akhir Tahun Waspada Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi me-warning untuk sebagian wilayah selatan pesisir Banyuwangi akan terkena dampak dari siklon tropis. Akan ada terpaan angin kencang selama tiga hari, yaitu pada 30 November - 2 Desember. 

Tak hanya mengakibatkan cuaca ekstrem, siklon tersebut juga berpotensi mengakibatkan banyaknya pohon yang roboh akibat kencangnya angin.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Agung Nugroho mengatakan, Banyuwangi di awal bulan ini masih tetap memasuki musim penghujan. 

Pola daerah tekanan udara rendah kerap muncul di belahan bumi selatan sehingga angin munson barat  mulai stabil. Bagi wilayah pesisir pantai selatan perlu diwaspadai tinggi ombak yang mencapai tiga hingga empat meter. 

“Selama bulan Desember potensi terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang sering disertai kilat petir dan angin kencang durasi singkat,” ujar Agung.

BMKG juga mengimbau warga yang bepergian selama liburan akhir pekan untuk tetap berhati-hati. Menurutnya,  ancaman banjir, longsor dan puting beliung masih mengancam warga. “Untuk ancaman siklon tropis dahlia tidak sampai mengarah ke Banyuwangi, Namun perlu diwaspadai tiupan angin dari darah pesisir pantai Selatan tergolong kencang berkisar antara 10 hingga 15 knot,” papar Agung.

Sementara itu, angin kencang menerpa wilayah Banyuwangi kota dan sekitarnya hingga menyebabkan ranting pohon serta daun-daun berjatuhan di tepi jalan. “Anginnya kencang sekali dan tadi juga hampir kejatuhan ranting kering,” ucap Winarso, 40, warga Kecamatan Banyuwangi. 

Pada saat yang bersamaan, sepeda motor salah satu jamaah Masjid Mujahidilillah, Desa Ketapang, tertimpa pohon pisang saat diparkir di sebelah masjid tersebut. “Usai melaksanakan salat Jumat angin bertiup sangat kencang dan tiba-tiba pohon pisang roboh dan menimpa sepeda motor saya,” ungkap Hujaini, 40, warga jalan Lingkar, Desa Ketapang.
(bw/kri/als/JPR)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top